Peras Warga Tambang Minyak, 4 Orang Mengaku Polisi & Wartawan Digebuki

Peras Warga Tambang Minyak, 4 Orang Mengaku Polisi & Wartawan Digebuki

- detikNews
Sabtu, 24 Mar 2012 19:01 WIB
Peras Warga Tambang Minyak, 4 Orang Mengaku Polisi & Wartawan Digebuki
Bojonegoro - Empat orang yang mengaku polisi dan wartawan media mingguan Buser dikeroyok warga lokasi pertambangan minyak tradisional di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Bojonegoro.

Muhanam (40) warga Balen Bojonegoro dan ketiga rekannya asal luar Jawa Timur masing-masing Rohimi (35) dari Wonosobo Jawa Tengah, Guntur (45) serta Rahmad Hidayat, yang keduanya asal Bandung kini diamankan di Mapolres Bojonegoro, Sabtu (24/3/2012).

Keempat orang itu dihakimi massa karena dituduh memeras uang ke sejumlah warga. Keterangan itu disampaikan seorang warga, Mariyono, yang juga menjadi salah satu korban.

Keempat orang itu pada Jumat (23/3/2012) siang, mengaku dari Buser dan polisi mengertak korban terkait kepemilikan perizinan tambang dan penjualan minyak mentah. Ujung-ujungnya pelaku meminta uang Rp 2 juta. Namun oleh Mariyono hanya diberi Rp 500 ribu.

"Ngaku polisi dan yang dua ngaku wartawan buser, dia itu bentak saya masalah izin tambang minyak. Hingga akhirnya dia itu tanya ada duit berapa, mereka minta dua juta lalu saya tawar 500," ungkap Mariyono saat ditemui di Mapolres Bojonegoro.

Puas menggertak Mariyono, keempat orang itu tak lantas peninggalkan kampung penambang tradisional. Nampaknya, mereka masih mencari mangsa lagi. Pada Sabtu (24/3/2012) siang, mereka masih berkeliaran.

Diantaranya dua orang jadi korban lagi adalah Sucipto dan Sudiran. Warga yang marah langsung kompak melakukan pencarian. Upaya warga tidak sia-sia. Keempat orang yang mengendari Toyota Avanza D 1622 KB pun dikepung. Mereka pun digeruduk dan digebuki warga.

Beruntung petugas Polsek Kedewan yang mendapat laporan segera mendatangi lokasi dan mengamankan 4 orang pelaku serta mobil yang dalam kondisi rusak. "Dari lokasi tadi mereka kita bawa ke polres," kata Kapolsek Kedewan AKP Samsuri.

Akibat dikeroyok warga, dua pelaku sempat dilarikan ke Rs Bhayangkara untuk mendapat perawatan. Barang bukti, termasuk kartu pers milik pelaku turut diamankan.


(gik/gik)
Berita Terkait