Polda Sita Generator 'Honda' Palsu

Polda Sita Generator 'Honda' Palsu

- detikNews
Kamis, 22 Mar 2012 18:03 WIB
Polda Sita Generator Honda Palsu
Surabaya - Puluhan generator dan peralatan lainnya seperti pompa air maupun mesin serba guna bermerk Honda diduga palsu diamankan Polda Jatim. Namun, polisi belum menetapkan seorang pun tersangka.

Produk Honda yang diduga palsu seperti 10 unit pompa air, 4 unit generator, dan 7 mesin serbaguna, disita dari sebuah toko di kawasan Situbondo.

"Pihak Honda melalui kuasa hukumnya melaporkan ke kami. Setelah kita selidiki, barang bukti tersebut kita amankan," kata Kanit Indag Satpidek, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim, Kompol Leonardus Simarmata, Kamis (22/3/2012).

Dari informasi yang dihimpun, penyitaan barang bukti tersebut berawal dari laporan konsumen tentang generator dan mesin - mesin bermerk Honda yang diduga palsu, di jual di Toko Varia Listrik, Jalan Pemuda, Situbondo.

Setelah menerima laporan tersebut, Honda Motor Co.Ltd melalui kuasa hukumnya, Purnomo Suryomurcito langsung menyelidikinya. Setelah dinilai cukup bukti, pihaknya langsung melaporkan ke kepolisian.

"Kita ingin melindungi konsumen dari produk palsu," kata Purnomo Suryomurcito.

Produk 'Honda' palsu ini harga di pasaran lebih murah dibandingkan dengan harga produk aslinya, selisihnya antara Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta.

Untuk generator 2500 volt 'Honda' palsu dijual sekitar Rp 2 juta. Padahal, harga produk aslinya Rp 3 juta. Mesin serba guna Rp 1-2 juta, sedangkan produk asli Rp 2,5 - 3 juta. Pompa air palsu Rp 1,5 juta, sedangkan pompa air yang aslinya Rp 2,5 juta.

"Modus pemalsuannya, mesin-mesin yang bukan produksi Honda, ditempeli dengan stiker palsu," tuturnya.

Ia mengimbau kepada calon konsumen, agar benar-benar memperhatikan keaslian produk Honda melalui stiker yang terdapat hologram merk Honda.

"Kalau yang aslinya, warna hologramnya lebih cerah dan bagus. Kalau yang palsu, warnanya agak kabur. Kalau menemukan mesin-mesin yang meragukan, silahkan menginformasikan ke dealer resmi kami," ujarnya.

Purnomo menerangkan, jaringan peredaran mesin Honda palsu ini terputus. Pasalnya, pihak toko hanya menjual saja dan tidak mengetahui siapa yang memproduksinya.

"Kami berharap, Polda Jatim menyelidiki dan mengungkap siapa yang memproduksi mesin palsu ini," jelasnya.


(roi/fat)
Berita Terkait