Komplotan Perampasan Truk Muat Tembakau 17 Ton Diringkus

Komplotan Perampasan Truk Muat Tembakau 17 Ton Diringkus

Tamam Mubarrok - detikNews
Rabu, 21 Mar 2012 11:50 WIB
Komplotan Perampasan Truk Muat Tembakau 17 Ton Diringkus
Mojokerto - Sebanyak 4 kawanan bandit jalanan yang melakukan perampasan truk bermuatan tembakau sebanyak 17,5 ton lebih di beberapa wilayah, dibekuk Sat Reskrim Polres Mojokerto. Kini polisi masih memburu beberapa pelaku lain yang masih membawa hasil rampasan.

"Ke 4 pelaku ini berhasil kita ringkus dan identitas masih dirahasiakan. Beberapa lainnya masih buron," kata Kapolres Mojokerto, AKBP Eko Puji Nugroho kepada wartawan di kantornya, Rabu (21/3/2012).

Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com, 4 kawanan spesialis perampasan truk ini telah menjalankan aksinya di Pasuruan, Situbondo, Mojokerto dan Semarang Jawa Tengah.

Namun, saat melakukan aksinya di Mojokerto, tepatnya di By Pass Balongmojo Puri, beberapa pelaku berhasil diringkus.

"Dari pengembangan penangkapan awal itu, beberapa lainnya berhasil ditangkap," ujar mantan Kasat Reskoba Polrestabes Surabaya ini.

Modus yang dijalankan para bandit jalanan ini untuk membajak truk, dengan cara menyandera sopir dan kenek. Setelah menyandera ini, pelaku yang terbilang mahir itu menguras muatan korban. Kini, dari tangan pelaku, polisi telah berhasil mengamankan barang bukti berupa 17,5 ton lebih tembakau kualitas tinggi.

Selain itu, polisi juga mengamankan truk gandeng pengangkut tembakau bernopol S 8288 UW. Dari aksi perampasan ini, kerugian yang dialami oleh korban mencapai Rp 550 juta, terhitung dari harga tembakau ini perkilo gram Rp 30 ribu dan biaya ekspedisi antar barang.

Meski 4 pelaku telah diringkus, saat ditanya mengenai siapa pemilik tembakau ini dan hendak dikirim kemana, Kapolres Mojokerto masih tutup mulut.

"Masih penyelidikan. Jika kita ungkapkan identitas pemilik dan pelaku, khawatir akan kabur," pungkasnya.

(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini