"Memang satu PO. Jadi sekarang dia punya 3 nama bus yakni Sumber Kencono, Sumber Slamet dan Sugeng Rahayu," kata Kepala Dinas Perhubungan dan LLAJ Jatim, Wahid Wahyudi saat dihubungi detiksurabaya.com, Minggu (18/3/2012).
Wahid menambahkan, untuk perizinan Sugeng Rahayu sudah keluar dan sudah disahkan oleh Direktorat Perhubungan Darat.
"Izin nama dan trayek tersebut sudah keluar dan disahkan pada awal bulan ini," tambahnya.
Trayek Sugeng Rahayu juga sama dengan trayek dua 'kakaknya' yakni Surabaya - Jogyakarta.
"Cat dan strip pada bus memang tidak jauh beda dengan Sumber Kencono maupun Sumber Selamat. Tetapi untuk jumlah armadanya saya kurang tahu. Datanya ada di kantor," tandas Wahid.
Karena kemiripan itulah pada awalnya orang mengira bahwa yang terlibat kecelakaan adalah Bus Sumber Kencono. Bila dilihat sekilas memang Sugeng Rahayu terlihat seperti Sumber Kencono, tapi bila diperhatikan betul dan membaca namanya, maka orang akan tahu bahwa yang terlibat kecelakaan adalah Bus Sugeng Rahayu.
Seperti diketahui, bus Sugeng Rahayu dengan nopol W 7743 UY menabrak sebuah Toyota Avanza nopol L 1310 TS di Jalan Raya Surabaya-Madiun, tepatnya Desa Pajaran Saradan, Madiun. Tabrakan tersebut membawa korban 3 tewas dan 4 luka berat.
(iwd/fat)










































