Berebut Cowok, Dua ABG Saling Cakar

Berebut Cowok, Dua ABG Saling Cakar

Irul Hamdani - detikNews
Selasa, 13 Mar 2012 17:59 WIB
Banyuwangi - Ada-ada saja ulah dua remaja putri di Kecamatan Muncar, Banyuwangi, ini. Kedua ABG berinisial W (17) dan R (18), itu berkelahi hanya karena persoalan pacar. Tentu saja ulah keduanya membikin malu orang tuanya.

Informasi menyebutkan, sebenarnya W dan R ini adalah sahabat karib. Keduanya pelajar kelas XII sebuah SMK swasta di Kecamatan Muncar. Bahkan keduanya duduk satu bangku di kelas yang sama.

Persahabatan keduanya terbilang unik. Betapa tidak, W saat ini diketahui berpacaran dengan pemuda berinisial B. Nah, B sendiri bekas pacar R dan itu diketahui oleh W.

Meski begitu tidak ada persoalan yang ditunjukkan diantara keduanya. Namun masalah muncul saat W mengetahui bila pacarnya kerap sms-an dengan R. Apalagi, beberapa SMS ada kata-kata yang dianggap menyudutkannya.

Singkat cerita, sms itu akhirnya terbaca oleh W ditelepon seluler B, pacarnya. Di sisi lain, ternyata B juga menyudutkan R melalui SMS yang dikirim kepada W. Dampaknya W dan R terlibat perang dingin. Keduanya saling sindir di tiap kesempatan bertatap muka di sekolah.

Puncaknya, saat jam sekolah bubar, Rabu (13/3/2012) siang tadi. W mendatangi R saat berada tak jauh dari gedung sekolah. Cekcok mulut pun terjadi dan berujung pada bentrok fisik.

Keduanya saling cakar, saling jambak bahkan saling bogem. Akibatnya wajah keduanya sama-sama mengalami luka lebam. Perkelahian itu terhenti setelah dilerai oleh teman-temannya.

Rupanya R tidak terima dengan peristiwa itu. Dia mengadukan W ke Mapolsek Muncar. Agar tidak berlarut-larut, polisi akhirnya memediasi kedua pelajar tersebut.

"Kita damaikan, hanya persoalan sepele rebutan laki-laki," kata Kasi Humas Polsek Muncar, Aiptu Putu Ardana kepada detiksurabaya.com di kantornya.

Saat dimediasi sempat terjadi tarik ulur. Baik W dan R ngotot sama-sama diposisi yang benar. Namun pada akhirnya keduanya berdamai di hadapan petugas dan orang tuanya.

Sebelum pulang, polisi meminta mereka untuk membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya.

(fat/fat)
Berita Terkait