Celakanya bus jurusan Surabaya-Yogyakarta itu diduga karena menghindari sepeda motor Honda Supra AE 3657 KL yang kecelakaan tepat di depan bus saat melaju di Jalan Raya Ngawi - Madiun, Senin (12/3/2012) malam.
Motor yang dikendarai Karno dan Darmi itu senggolan dengan motor lain. Motor Supra pun terguling. Disaat bersamaan muncul Bus Sumber Kencono dengan kecepatan sedang.
Sopir bus, Winarto, yang kaget dengan kejadian tersebut spontan langsung membanting stir ke kiri untuk menghindari tabrakan dengan motor tersebut. Namun naas, bus justru menghantam pohon hingga tumbang.
"Saya kaget tiba-tiba ada motor ditengah jalan trus saya banting stir ke kiri. Dan tahu-tahu bus saya sudah berada di sungai," ujar Winarto warga Desa Gondang, Kecamatan Gondang, Nganjuk.
Meski tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, namun dari 38 penumpang dan tiga awak bus tersebut 18 orang menderita luka-luka. Korban luka tersebut di bawa ke puskesmas Karangrejo dan RSUD dr Sayidiman. Sementara penumpang yang tidak terluka melanjutkan perjalanan dengan mengunakan bus lainnya.
Kapolres Magetan, AKBP Agus Santosa, mengatakan, saat ini pihaknya masih fokus untuk menyelamatkan korban. Pasalnya ada dua korban yang menderita luka berat. "Kita fokus ke korban dulu. Baru kita selidiki penyebab kejadian ini," ujarnya saat dilokasi.
Akibat kecelakaan tersebut, lajur Madiun-Ngawi dan sebaliknya sempat mengalami kemacetan. Hingga pukul 23.15 WIB tadi bangkai bus sumber kencono masih berada di sungai berkedalaman 5 meter karena menunggu mobil derek untuk mengevakuasi.
(gik/gik)










































