Menurut Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Ijen Bambang Hery Purwanto, status siaga itu ditetapkan menyusul aktivitas vulkanik Gunung Ijen yang meningkat secara siginifikan sepekan terakhir.
"Ya, mulai hari ini pukul 24.00 Wib," kata Bambang Hery kepada wartawan.
Dalam sehari menurut Bambang, terjadi 20 gempa vulkanik dangkal dan gempa tremor dengan durasi lebih dari 30 menit. Peningkatan aktivitas juga diindikasi dari naiknya suku di kawah dari 37 derajat celcius menjadi 43 derajat celcius.
Sebelumnya, status gunung dengan tinggi 2.386 mdpl itu ditingkatkan dari aktif normal menjadi waspada pada 14 Desember 2011 lalu. Statusnya kembali meningkat menjadi siaga, empat hari kemudian.
Status level 3 itu kemudian diturunkan lagi menjadi waspada pada 8 Februari 2012, setelah akvifitas vulkaniknya menurun.
(bdh/bdh)










































