"Kami datang kesini tanpa ada paksaan dan tidak punya tujuan lain selain turut mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya seporter kami. Bagaimana pun hanya ini yag dapat kami berikan atas dukungan mereka kepada kami," kata Mat Halil, mewakili para pemain Pesebaya, saat mengunjungi rumah Miftakhul Huda (14), seorang suporter yang meninggal, di Jalan Pesapen I, Senin (12/3/2012).
Beberapa pemain Persebaya yang ikut bersilaturahmi ke kediaman almarhum Huda yakni, Otavio Dutra, Mat Halil, Erol Iba serta pelatih Persebaya Divaldo Alves dan manager Persebaya Saleh Hanifa.
Sementara itu, orangtua Huda, Suriyono dan Watini, hanya bisa meneteskan air mata saat menerima pemain Persebaya. Mereka berharap, kejadian menimpa anaknya merupakan yang terakhir.
"Saya pasrah dengan kejadian yang menimpa anak saya. Tapi saya meminta kedepan supaya keamanan diperketat dan jangan sampai ada dendam yang terus berlarut-larut antar seporter agar tidak ada lagi korban," kata Suriyono sambil menitihkan air mata.
(bdh/bdh)











































