Peningkatan gempa tremor harmonik Semeru sudah dilaporkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Pos Pantau Gunung Sawur ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang.
Wakil Kepala BPBD Lumajang Hendro Wahyono, Kamis (1/3/2012) menjelaskan, dari data yang diberikan oleh pos pantau Gunung Semeru, kondisi cuaca Mahameru saat ini tenang namun tertutup kabut. Sedangkan aktivitas kegempaan, terjadi 48 gempa hembusan, 38 gempa tremor, 3 gempa tektonik jauh dan 1 getaran banjir.
"Daerah rawan Dusun Supit, Sumber Urip. Kewaspadaan bagi warga yang beraktivitas di bantaran sungai," ujar Hendro.
Sementara itu, sebagian warga yang tinggal di sekitar lereng Semeru merasa cemas dengan peningkatan aktivitas gunung tertinggi di Pulau Jawa ini. Warga khawatir, Gunung Semeru tiba-tiba mengeluarkan lava dan menghancurkan desa mereka.
"Perasaan saya agak cemas takut Gunung Semeru tiba-tiba mengeluarkan lava. Warga juga cemas karena kalau gunung meletus, maka dusun di Sumbersari akan habis," ujar Bahrul Alam, salah seorang warga Desa Sumbersari.
(bdh/bdh)











































