Akibat kejadian tersebut, para pengguna jalan pun terpaksa balik kucing dan mengandalkan BBM eceran untuk mengisi bahan bakar kendaraan.
"Sudah habis sejak pukul 09.15 WIB tadi," kata Masudi (46) karyawan SPBU Nanggungan ditemui detiksurabaya.com di tempat kerjanya, Sabtu (25/2/2012) siang.
Sebenarnya, pengiriman BBM baik berupa premium maupun solar, selama ini berlangsung normal. Yakni 8 ribu liter per hari untuk tiap jenis BBM. Hanya saja, diakuinya, dalam sehari terakhir jumah pembeli melonjak drastis.
Hal itu dipicu adanya pagelaran dangdut dan kembang api di Alon-alon Pacitan, Jumat (24/2/2012) malam. Sejak Jumat sore, terang Masudi sudah ada ratusan kendaraan roda 2 dan roda 4 yang antre mengisi tanki.
"Semalam saja habis 5 ribu liter," tandasnya sambil menunjukkan panjang antrean kendaraan yang semalam mengular hingga jalan raya.
Selain menjadi andalan pengguna jalan, lanjut Masudi, SPBU yang berada di Jalur Pacitan-Ponorogo tersebut juga menjadi langganan pembajak sawah dan penambang pasir untuk membeli solar. Akibatnya, stok relatif cepat habis dibanding tempat lain.
"Mudah-mudahan sore ini kiriman datang," harapnya.
(bdh/bdh)











































