Saat ditemukan, pakaian mayat wanita tanpa identitas itu acak-acakan. Baju motif liris berwarna cokelat yang dikenakan korban tersingkap ke atas hingga bagian dada. Resliting celana jeans korban juga terbuka.
Sebuah kain kerudung yang diduga milik korban tampak melingkar seperti mencekik bagian leher wanita 30 tahunan itu. Sebagian lidah mayat wanita itu juga menjulur. Selain itu, banyak juga luka lebam dan luka lecet yang ditemukan di tubuh korban. Luka-luka itu tersebar di belakang telinga, dada, kedua tangan, pinggang, hingga bagian kaki.
"Dari kondisinya korban mungkin meninggal tadi malam. Tapi kami belum bisa memastikan penyebab kematiannya. Masih menunggu hasil otopsi tim dokter," kata Kapolsek Panarukan AKP Supadi kepada wartawan, Jumat (24/2/2012).
Keterangan yang dihimpun, mayat wanita tanpa identitas itu pertama kali ditemukan Nono, warga Desa Duwet Kecamatan Panarukan, Situbondo. Saat asyik menabur pupuk untuk tanaman tebu, pria 42 tahun itu terkejut saat melihat sesosok mayat wanita ada di sela-sela tanaman tebu.
"Mayatnya miring ke barat, kepalanya ada di utara. Saya takut makanya langsung memberitahu Pak Kepala Dusun Ramli," tutur Nono kepada detiksurabaya.com.
Dalam tempo sekejap, kabar penemuan mayat itu sudah menyebar hingga banyak warga yang berdatangan ke lokasi. Sebagian warga yang melihat optimis mayat wanita itu sedang hamil muda. Sebab, bagian perutnya tampak sedikit membuncit.
"Wanita ini pasti hamil sekitar 4-5 bulan. Lihat perutnya agak besar. Beda dengan perut wanita yang memang gemuk," tutur seorang wanita yang mengaku bernama Munifa.
Di sekitar mayat ditemukan barang-barang yang diduga milik korban. Antara lain sepasang sandal wanita, sebuah helm warna putih merek BMC, tas warna cokelat berisi uang Rp 18 ribu dan aneka kosmetik, serta dua kue jenis nogosari.
"Sangat mungkin korban memang dibunuh dan mayatnya dibuang di kebun tebu. Tapi kami masih menyelidiki. Barang-barang yang diduga milik korban itu kami amankan untuk barang bukti," tandas Kasatreskrim AKP Sunarto di lokasi kejadian.
Usai melakukan olah TKP polisi langsung mengevakuasi mayat wanita itu menuju RSU dr Abdoer Rahem Situbondo untuk kepentingan pemeriksaan medis.
(fat/fat)











































