Di Desa Pucangombo Kecamatan Tegalombo, seorang itu tersebut mengalami stres ringan lantaran rumahnya rata dengan tanah akibat tertimpa longsor.
Sementara di Desa Kemuning dua warga mengalami cedera serius karena tertimpa bangunan ambruk. Keduanya mendapat beberapa jahitan di bagian kepala.
"Semua korban sudah dapat ditangani di puskesmas," ujar Sekretaris Dinas Kesehatan Pacitan, dr Iman Darmawan kepada detiksurabaya.com, Jumat (24/2/2012).
Selama perawatan di puskesmas, terang Iman, korban luka menjalani operasi minor. Sedangkan penderita gangguan jiwa ringan mendapat terapi anti depresi. Saat ini, terang Iman, kondisi mereka sudah membaik.
"Hanya menjalani rawat jalan," tuturnya.
Sementara mengantisipasi potensi bencana selama musim hujan Dinas Kesehatan melakukan kewaspadaan dini. Salah satunya dengan membentuk tim pengawas di semua puskesmas yang ada.
Para petugas tersebut berkewajiban memantau dampak yang timbul akibat bencana, terutama menyangkut kesehatan. Laporan hasil pantauan nantinya menjadi dasar tindakan berikutnya.
"Itu sebagai bentuk early warning system," kata dokter muda tersebut.
Seperti diberitakan, bencana banjir disertai longsor yang menimpa sebagian wilayah Pacitan, Rabu (22/2/2012) meninggalkan kerusakan cukup parah.
Selain menghancurkan fasilitas umum seperti jalan dan jembatan ratusan bangunan tempat tinggal juga tak luput dari musibah. Hingga saat ini tercatat 128 rumah warga rusak.
(fat/fat)










































