Perburuan Kera Jawa atau Macaca fascicularis ini melibatkan 10 orang gabungan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jatim, Taman Safari Indonesia (TSI) dan Kebun Binatang Surabaya (KBS).
Kera berkelamin jantan sengaja dijebak dengan pisang dan kacang-kacangan di area pabrik baja yang berada dikawasan Kecamatan Taman sejak Rabu (15/2/2012) malam. Dan upaya tim pemburu kera yang dilengkapi dua senjata bius asal Jerman yang dipinjamkan oleh TSI Prigen dan milik KBS itu membuahkan hasil.
Kera yang diduga sebagai pelaku penyerangan terhadap 23 orang itu akhirnya terpancing dengan umpan yang diletakkan di atap dalam pabrik. Namun sebelumnya sempat alot saat upaya menggiring agar kera tetap di dalam pabrik.
Setelah mendapatkan jarak aman, kera tersebut ditembak dari jarak sekitar 20 meter. "Dua tembakan. Yang pertama kena punggung belakang dan sekitar perut samping," kata Widodo, staf BBKSDA yang menjadi ketua perburuan kera.
Akibat tembakan bius, kera tersebut pingsan. "Kera akan terbius hingga 2 jam," kata Widodo saat dihubungi melalui telepon.
Saat ini kera yang masih tak sadarkan diri itu dibawa ke kantor Kecamatan Taman yang menjadi posko kesiagaan teror kera. Kera tersebut akan dibawa ke Kantor Seksi Konservasi Wilayah III, Jl Kutisari Selatan, Surabaya.
"Kera nanti akan dikawal tim dokter dari KBS," terang Widodo.
Singky Soewadji, seorang pemerhati satwa saat dihubungi mengaku senang dengan tertangkapnya kera yang sudah meresahkan warga. "Ya itu kera yang melukai warga. Perilakunya lebih agresif," kata Singky yang ikut menyaksikan perburuan kera itu.
(gik/gik)










































