Gadis Ingusan Diperkosa Kenek di Angkot

Gadis Ingusan Diperkosa Kenek di Angkot

- detikNews
Rabu, 15 Feb 2012 16:57 WIB
Lumajang - Sungguh malang nasib sebut saja Mawar (16), gadis asal Kecamatan Candipuro, Lumajang. Mawar yang masih berstatus pelajar ini diperkosa Achmad Diyanto (18) di dalam angkot.

Akibat perbuatannya, Achmad Diyanto yang mengaku sehari-hari bekerja sebagai kenek angkot di seputaran Terminal wonorejo ini, ditangkap aparat Satuan Reskrim Polres Lumajang. Dan, Rabu (15/2/2012) siang, warga Desa Tempeh Lor, Kecamatan Tempeh langsung dijebloskan penjara sebagai hadiah atas perbuatannya.

Dalam pemeriksaan petugas, Achmad Diyanto mengaku aksi pemerkosaan terhadap Mawar, dilakukan tidak sendirian. Melainkan, dilakukannya bersama dua temannya pada Sabtu (11/2/2012) sekitar pukul 18.00 WIB lalu.

Kini, dua pelaku KN (28) dan MN (21), keduanya warga Desa Jarit, Kecamatan Candipuro yang terlibat pemerkosaan terhadap Mawar masih dilakukan pengejaran.

Awalnya tersangka bertemu dengan korban di kawasan Terminal Lama Lumajang. Disana, tersangka yang bekerja sebagai kenek angkot berbincang akrab dengan korban sebelum akhirnya menawarinya tumpangan pulang. Tersangka saat itu telah merencanakan niat jahat untuk mencicipi tubuh korban.

Korban yang tidak curiga dengan niat jahat, menurut saja naik ke angkot yang dibawa tersangka. Dan, korban pun dibawa pergi oleh mobil tersangka sampai ke wilayah Desa Condro, Kecamatan Pasirian. Di sana, tersangka sempat menurunkan korban dan diminta untuk menunggunya.

Di lokasi inilah, tersangka kemudian menjadi sasaran kebiadaban tersangka. Korban dengan buas dilucuti pakaiannya. Tidak hanya itu saja, mata korban juga ditutupi dengan baju dan lengannya diikat. Selanjutnya, tersangka bersama kedua temannya secara bergiliran memperkosa Mawar.

Setelah puas menikmati tubuh Mawar, tersangka pun mengantarkan cewek ingusan ini pulang ke kawasan Candipuro. Mendapati Mawar pulang dalam kondisi kusut, keluarganya curiga hingga akhirnya mendapatkan pengakuan aib yang telah terjadi menimpanya. Akhirnya, korban pun digandeng keluarganya melapor ke polisi.

"Kini, perkara ini masih dalam proses penyidikan," kata Kasubag Humas Polres Lumajang AKP Suherkamto ketika dikonfirmasi detiksurabaya.com.

(bdh/bdh)
Berita Terkait