Suasana haru dan duka terasa saat iring-iringan mobil ambulance pembawa jenazah memasuki areal pemakaman. Isak tangis keluarga korban kembali pecah. Tak henti-hentinya keluarga menyebut asma Allah.
"Astaghfirullah, semoga Allah mengampuni semua dosamu le (nak.red)," ujar seorang wanita berjilbab separuh baya, saat mengantar jenazah ke peristirahatan terakhir, Kamis (9/2/2012).
Sebelum diberangkatkan ke pemakaman, keluarga korban melakukan tradisi brobosan. Sejumlah ibu-ibu bhayangkari tampak tak kuasa menahan tangis saat melihat Sireen, putri korban yang masih balita.
Pemakaman korban dihadiri sejumlah perwira dan petinggi Polres Banyuwangi. Para tetangga, keluarga berbaur dengan puluhan personel polisi di lokasi. Korban dimakamkan layaknya warga sipil biasa tanpa ada upacara khusus.
(fat/fat)











































