Namun kabar yang beredar sebelum ditemukan tewas dengan kepala bersimbah di Mapolsek KP3 Tanjung Wangi, Banyuwangi, Briptu Dody menerima telepon dari seseorang.
Dari informasi yang dihimpun, pada Rabu (8/2/2012), Briptu Dody tugas piket di penjagaan Mapolsek Tanjung Wangi bersama Brigadir Arif Kurniawan dan Brigadir Sugihandono. Sejak pagi, pria asal kota Blitar tersebut terlihat seperti gelisah.
Meski demikian Briptu Dody tidak mengungkapkan masalah yang dialami kepada dua rekan kerjanya. Sekitar pukul 16.15 Wib, korban yang memiliki Nrp. 79080620 tersebut terlihat menerima telepon. Belum diketahui siapa yang meneleponnya.
Disaat bersamaan, sembari berbicara dia berjalan dan masuk ke ruang Intelkam. Tak lama kemudian terdengar bunyi letusan senjata api.
Brigadir Sugihandono kontan mencari asal sumber suara letusan. Dan didapati Briptu Dody sudah berlumuran darah dengan posisi duduk di kursi.
Di lokasi diamankan dua barang bukti, yakni senjata api dan telepon seluler. Sedangkan jenazah sudah dievakuasi ke RSUD Blambangan.
Informasi yang beredar melalui Blackberry Mesenger (BBM) yang beredar di kalangan awak media menyebutkan, di pelipis kanan Briptu Dody terdapat luka tembak hingga tembus.
Hingga Rabu (9/2/2012) malam, belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait peristiwa tersebut.
(gik/gik)











































