Menurut saksi mata, Moris, warga setempat mengatakan, saat kejadian mobil Panther bernopol D 1198 GK melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Ponorogo menuju Madiun. Saat di lokasi, mobil berusaha mendahului kendaraan yang ada di depannya.
"Panter mau nyalip mobil yang ada di depannya terus kebetulan ada motor atau dari arah berlawanan. Kemudian Panternya langsung banting stir ke kiri dan menghantam mobil yang disalipnya," kata Moris kepada detiksurabaya.com, Selasa (7/2/2012).
Moris menambahkan, setelah menghantam mobil di sampingnya, Panther warna
biru yang dikendarai Baksoni (48) warga Desa Carat Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo oleng dan menuju parit di samping kanan jalan.
"Setelah menghantam, mobilnya sempat oleng dan berjalan ke arah kanan jalan dalam keadaan dua roda bagian kiri terangkat, sampai akhirnya jatuh ke parit," tuturnya.
Akibat kejadian tersebut, Baksoni berserta 5 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Seluruh korban luka langsung dibawa ke RSUD Dolopo untuk mendapatkan perawatan.
Salah satu anggota Satlantas Polres Madiun Iptu Suwandoyo membenarkan kejadian tersebut. Namun ia belum mengatahui secara pasti penyebab kejadian tersebut.
"Penyebabnya masih belum kami ketahui, karena sopir Panther saat ini masih belum bisa dimintai keterangan," ujarnya pendek.
Sementara dari pantauan detiksurabaya.com arus lalu lintas jurusan Madiun Ponorogo dan sebaliknya sempat tersendat. Karena badan mobil berada di dalam sungai tersebut menjadi tontonan warga dan pengguna jalan.
(fat/fat)










































