Korban pingsan bernama Dila, pelajar asal Kecamatan Jiwan akibat berdesak-desakan dengan ribuan warga yang memadati Alun-alun Madiun. Korban kemudian
langsung dibawa keluar dari kerumunan massa oleh petugas kesehatan
untuk mendapatkan perawatan.
Kedua gunungan yang menjadi rebutan tersebut adalah gunungan "Jaler" dan gunungan "Estri". Gunungan Jaler sendiri terbuat dari sejumlah hasil bumi, sedang gunungan Estri terbuat dari jajanan pasar.
Selain mengakibatkan satu orang pingsan, perebuatan kedua gunungan tersebut juga dimanfaatkan oleh sejumlah pencopet. Terbukti setelah acara tersebut pihak panitia mengumumkan adanya tiga orang yang kehilangan dompet, satu kalung emas dan beberapa HP.
"Kami belum menerima adanya laporan kehilangan atau pun pencurian. Tapi tadikan sudah diumumkan oleh panitia. Jadi akan langsung kami periksa apa hilang atau ada copet," ujar Kapolsek Manguharjo Kompol Agus Suharyono, pada detiksurabaya.com usai acara, Minggu (5/2/2012).
Acara Grebeg Maulid Nabi Muhammad SAW ini diawali dengan acara kirap kedua gunungan dari Masjid Kuno Taman ke Alun-alun yang berjarak enam kilometer. Dan setelah melalui berbagai prosesi gunungan tersebut direbuatkan oleh warga.
(bdh/bdh)











































