Motor Dirampas dan Diperkosa 4 Kali, Ningsih Shock Berat

Motor Dirampas dan Diperkosa 4 Kali, Ningsih Shock Berat

- detikNews
Kamis, 02 Feb 2012 21:33 WIB
Malang - Menjadi korban perampokan dan perkosaan oleh orang tak dikenal, sebut saja Ningsih (20) mengalami kejadian tragis. Gadis asal Malang, ini masih shock dan menjalani perawatan di Puskesmas Singosari.

"Dugaan kami korban jadi korban perkosaan dan perampokan karena motor serta harta benda korban dibawa kabur pelaku," ujar Kapolsek Singosari Kompol Hariyono kepada detiksurabaya.com via telepon, Kamis (2/2/2012).

Kisah pilu ini bermula saat korban akan bertemu dengan temannya di Terminal Arjosari, Kota Malang, Rabu (1/2/2012) siang, dengan tujuan untuk mencari pekerjaan. Korban datang seorang diri dengan mengendarai motor Honda Spesi N 3528 D.

Sesampai di depan SPBU depan terminal, lokasi korban sepakat bertemu dengan temannya itu, tiba-tiba didatangi seorang pemuda. Orang asing itu langsung menepuk bagian pundak korban yang tetap berada di atas motor.

Modus kejahatan pelaku itu rupanya mengakibatkan korban tak sadar hingga diajak berkeliling mengendarai motornya hingga kawasan Pandaan. Di bawah pengaruh hipnotis pelaku, korban kemudian dibawa ke sebuah hutan pada malam harinya. Di tempat itu kepada petugas korban mengaku diperkosa pelaku sebanyak 3 kali.

Belum puas menodai korbannya, pelaku kembali membonceng korban menuju kawasan tambang pasir dan batu di wilayah Dusun Petungwulung Desa Toyomarto Kecamatan Singosari, Kamis dini hari. Di tempat itu kembali pelaku menggagahi korban sebanyak 1 kali.

Usai melampiaskan nafsu bejatnya, pelaku kemudian meninggalkan korban di tempat kejadian. Motor bersama tas berisi telepon seluler serta uang korban dibawa kabur pelaku.

"Korban ditinggal di wilayah tambang sirtu, pagi tadi ditemukan seorang sopir truk yang akan mengantre untuk mengambil sirtu," beber Hariyono.

Suliono (45), seorang sopir truk datang ke lokasi kejadian menemukan korban dalam kondisi tak berdaya, karena takut terjadi hal buruk, saksi kemudian membawa korban ke Polsek Singosari.

"Kondisi korban masih shock sulit untuk diajak berkomunikasi," sambung Hariyono.

Hariyono mengaku, pihaknya masih menyelidiki dugaan kasus asusila serta perampasan kendaraan milik korban. Dengan meminta keterangan terhadap sejumlah saksi.


(fat/fat)
Berita Terkait