Kepala Dinas Kesehatan Lamongan, Yuliarto mengatakan, jika benar yang diderita otak tipe spastik atau kaku pada tubuh, sangat kecil kemungkinan untuk bisa kembali normal.
Yuliarto menjelaskan, penyakit yang diderita Ismawatin ini bermula suhu tubuh panas dan kejang-kejang yang berimbas pada otaknya sehingga menyebabkan kelumpuhan.
"Ismawatin ini mulai lumpuh pada usia sekitar 11 tahun," kata Yuliarto kepada wartawan di rumah Ismawati, Kamis (26/1/2012).
Yuliarto membantah jika Dinkes Lamongan tidak perhatian dengan panyakit yang diderita Ismawatin. Pasalnya, penyakit Ismawatin sudah ditangani oleh pihak rumah sakit.
"Kepada keluarga juga sudah diberikan Jamkesmas yang bisa dipakai kapanpun pasien mau berobat," jelasnya.
Yuliarto mengaku, meski tidak bisa dipulihkan normal kembali, Dinkes Lamongan berjanji akan memberikan pelayanan terbaik kepada Ismawatin. Salah satu yang akan dicoba terapkan adalah pemberian terapi berupa fisioterapi kepada Ismawatin.
"Kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial mengenai pasien ini," pungkasnya.
(fat/fat)










































