Enam kecamatan yang dilanda puting beliung antara lain, Kecamatan Mangaran, Kapongan, Panji, Panarukan, Kecamatan Kota, dan Kecamatan Sumbermalang.
"Informasi yang masuk ada enam kecamatan yang kena puting beliung. Untuk jumlah kerusakan masih didata, sekarang tim masih ada di lapangan," kata Kepala Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo Zainul Arifin, Rabu (25/1/2012).
Pantauan detikSurabaya, kondisi terparah dampak puting beliung tersebar di Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo. Di tempat itu, ada puluhan rumah warga dan satu bangunan selep di Dusun Tanjung Geger, Desa Tanjung Pecinan, yang rusak akibat puting beliung.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Hanya saja, seorang warga Tanjung Geger bernama Suwarno terluka di bagian tangan akibat terkena hempasan pohon tumbang. Pria 51 tahun itu langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat.
"Tadi saya data, untuk satu Dusun Tanjung Geger Barat saja ada 40 lebih rumah warga yang rusak. Malahan 15 di antaranya ambruk total. Itu belum kerusakan di dusun lain," kata Abu Sunu, Kepala Dusun Tanjung Geger Barat.
Di antara rumah ambruk total itu, adalah milik Bu Asri di Dusun Tanjung Geger Barat. Janda 50 tahun itu hanya menangis saat melihat rumahnya yang berdinding anyaman bambu sudah ambruk, hingga nyaris rata dengan tanah. Dia pun berusaha mengais barang-barangnya yang masih bisa ditolong.
"Waktu rumah roboh saya sedang ambil ongkosan memanen cabe di sawah. Saya dikabari tetangga kalau rumah saya roboh, saya langsung lemas," tuturnya.
Bersama pemilik rumah rusak lainnya, Asri meminta agar pemerintah kabupaten segera turun tangan membantu warga. Tidak hanya pasokan sembako saja, sebagian warga juga meminta pemerintah membantu material bangunan.
"Rumah yang rusak berat itu rata-rata rumahnya warga miskin. Mereka kebanyakan hanya mengandalkan penghasilannya sebagai buruh tani. Makanya, Kalau tidak dibantu dari mana warga bisa cepat mengumpulkan uang," pinta Abu Sunu.
(gik/gik)











































