HTI Tolak Liberalisasi Migas

HTI Tolak Liberalisasi Migas

- detikNews
Minggu, 22 Jan 2012 11:49 WIB
HTI Tolak Liberalisasi Migas
Malang - Massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) turun jalan menolak liberalisasi migas. Program pembatasan BBM bersubsidi yang rencananya diberlakukan mulai 1 April 2012 itu dipandang merugikan rakyat sebagai pemilik sumber daya alam.

Aksi unjuk rasa ratusan orang dari HTI digelar depan Stasiun Besar Malang, Minggu (22/1/2012) pagi, dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.

Dalam aksinya, massa membawa sejumlah poster bertulis kecaman terhadap kebijakan pemerintah terkait BBM yang sebagian besar dikelola oleh perusahaan migas asing. Sejumlah balita serta anak-anak serta muda-mudi ikut dilibatkan dalam demo ini.

"Tolak liberalisasi migas, karena itu merugikan rakyat," teriak pendemo.

Beberapa poin penolakan disampaikan pendemo melalui orasinya, yaitu pembatasan subsidi BBM merupakan langkah menuju liberalisasi migas dan menguntungkan perusahaan migas asing, serta kebijakan pembatasan BBM itu dipandang memberikan peran lebih besar kepada asing dalam mengelola sumber daya alam yang bertentangan dengan syariat islam.

"Karena itu kami menolak rencana pembatasan BBM bersubsidi," ujar Humas DPD II HTI Malang Raya Mus'ab Abduracahman disela aksi.

Menurutnya, aksi ini juga sebagai bentuk perlawanan terhadap kebijakan kapitalis yang mengakibatkan negeri ini menjadi makin tidak mandiri. Penghentian serta mengganti migas dan sumber daya alam lain harus dikelola sesuai aqidah umat islam yang mayoritas penduduk negeri ini. "Harus sesuai syariah Islam dalam segala bentuk kebijakan," sambung dia.

Ia juga mengajak seluruh umat muslim di Indonesia menentang sikap pemerintah yang cenderung telah melupakan rakyat, yang dibuktikan dengan pengaturan BBM bersubsidi. "Dampaknya akan kepada rakyat yang pemerintah semestinya mendapatkan perlindungan," ujar Mus'ab.

Usai menyuarakan sikapnya, massa mengakhiri aksi dengan menggelar doa bersama sebelum membubarkan diri.

(bdh/bdh)
Berita Terkait