Mega Proyek Double Track KA Rencananya Direalisasikan Maret 2012

Mega Proyek Double Track KA Rencananya Direalisasikan Maret 2012

- detikNews
Sabtu, 21 Jan 2012 15:32 WIB
Bojonegoro - Mega proyek pembangunan rel ganda Bojonegoro-Semarang akan segera direalisasikan Maret 2012. Ini hasil pertemuan pejabat PT KAI, Kementrian Perhubungan dan Pemkab Bojonegoro siang tadi saat sidak pembangunan jalur ganda di Stasiun Bojonegoro.

Diperkirakan pembangunan rel ganda jalur barat bakal semrawut. Pasalnya sepanjang jalur itu banyak perlintasan kereta api. Salah satunya juga menjadi jalur utama mobilitas kendaraan pengangkut minyak dari
minirefinery.

"Kami minta kepada satker yang menangani proyek untuk mempertimbangkan lalu lintas diwilayah Blok Cepu," kata Bupati Bojonegoro, Suyoto, Sabtu (21/1/2012).

Bupati mengharapkan pembangunan double track kali tidak mengganggu sistem traffic lalu lintas di Bojonegoro antara pukul 08.00-22.00 WIB. Apalagi sekarang ini di wilayah Kalitidu juga akan dibangun fly over untuk EPC 1. Sehingga perlu koordinasi lebih matang dalam perencenaan kedepan.

Senada disampaikan Hendy Siswanto, KaSatker PT KAI wilayah Semarang-Bojonegoro, mengharapkan proyek rel ganda jangan sampai mengakibatkan masyarakat terganggu.

Pihaknya minta bantuan sosialisasi kepada Bupati melalui camat setempat. Prinsipnya pembangunan rel ganda tetap bersinergi dengan kegiatan migas di Bojonegoro.

"Proyek rel ganda Bojonegoro-Semarang akan dimulai Maret nanti setelah prakontruksi," ungkap Handy.

Rel ganda Bojonegoro-Semarang kurang lebih sepanjang 180 KM. Diakui peta pembangunan jalur barat lebih rumit dibanding jalur Bojonegoro - Surabaya. Namun demikian, semuanya harus dicarikan solusi terbaik.

Untuk diketahui, proyek rel ganda yang melintas di daerah migas Blok Cepu akan bertemu diperlintasan jalur kendaraan tracking minirefinary 60.000 barel/day dan lalu lintas kendaan pengangkut semen.

Selain itu, proyek EPC yang sedang berjalan juga terancam terganggu jika sama-sama dalam pelaksanaannya. Antara industrilisasi migas di Bojonegoro dan proyek rel ganda memang cukup menjadi perhatian serius. Dua objek vital tersebut menjadi tumpuan Nasioanal di tahun ini. Sehingga secara teknis perlu ditata sama-sama dengan membuat rekayasa lalu lintas yang baik.


(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini