Rudenim Overload Jadi Penyebab Imigran Gelap Kabur

Rudenim Overload Jadi Penyebab Imigran Gelap Kabur

- detikNews
Selasa, 17 Jan 2012 18:38 WIB
Surabaya - 30 Imigran gelap asal Timur Tengah yang melarikan diri ternyata tidak ditempatkan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Surabaya, Pasuruan. Mereka ditempatkan di rumah huni sementara karena ruang di Rudenim telah overloud.

Hal ini diungkapkan Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jatim, Mashudi saat dihubungi detiksurabaya.com, Selasa (17/1/2012).

Menurutnya, para imigran gelap yang merupakan korban selamat KM Barokah yang tenggelam di Perairan Prigi, Trenggalek ini, ditempatkan di sebuah gedung perkantoran dekat gereja yang lokasinya masih berada di dalam komplek Rudenim.

"Ini semua kita lakukan karena disana (Rudenim,red) sudah menampung 132 imigran yang semestinya kapasitasnya hanya 70 orang saja," ujarnya.

Namun Mashudi membantah jika pihaknya merasa kecolongan dengan kaburnya para imigran untuk kedua kalinya dalam bulan Januari ini. "Tidak lah. Apalagi tempat dan petugas yang mengawasinya juga terbatas. ditambah mereka para imigran merasa tidak bersalah yang membuatnya untuk berusaha kabur," tegasnya.

Mashudi juga mengungkapkan, pihaknya akan segera memindahkan beberapa imigran ke Rudenim Tanjung Pinang dan Makassar. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kembali kaburnya para imigran yang saat ini sedang menunggu statusnya dari UNHCR.

"Kita juga akan lakukan upaya proses deportasi dan status pengungsi para imigran sehingga bisa mengurangi jumlah imigran yang ditampung di Rudenim," pungkasnya.

30 Imigran gelap yang ditampung di Rudenim Surabaya, Pasuruan berhasil kabur dengan cara menjebol tembok. Namun 11 diantaranya berhasil ditangkap petugas kepolisian. Sedangkan 19 imigran lainnya belum ditemukan.

(bdh/bdh)
Berita Terkait