Aksi perampok yang diperkirakan berjumlah 6 orang dilakukan saat situasi pasar ramai pembeli, namun di toko perhiasan milik Rinawati (52) masih sepi pembeli.
Saksi mata Kurdianto (57), seorang pedagang kaset tepat di depan toko emas melihat perampok yang tiba-tiba masuk dan mengacungkan celurit kepada karyawan toko.
"Setelah perampok itu masuk tiba-tiba terdengar suara gaduh di dalam toko, dan terdengar suara minta tolong dari dalam," kata Kurdianto kepada detiksurabaya.com, Selasa (17/1/2012).
Saat melakukan aksi kejahatan, selain membawa celurit, pelaku juga membawa palu untuk memecah kaca etalase perhiasan.
Kapolres Jember AKBP Jayadi membenarkan aksi perampokan toko perhiasan emas. Dari keterangtan pelayan toko, 2 pelaku masuk ke dalam toko dengan berpura-pura menjadi pembeli dan tak lama langsung menodongkan celurit. Sementara pelaku lain berada di luar dengan motor yang masih menyala.
"Informasi yang kita dapat, pelaku yang masuk kedalam toko berjumlah dua orang dan memecahkan kaca etalase dengan palu dan mengambil perhiasan emas, sementara pemilik masih belum mengetahui berapa emas yang diambil dan total kerugiannya," tambah AKBP Jayadi.
(fat/fat)










































