Lima ekor ayam dilaporkan menjadi korbannya. Semua bangkai ayam ditemukan dalam kondisi yang dianggap janggal. Yakni, jeroannya hilang dan darahnya seolah habis disesep.
Kejadian ini sebenarnya bukan yang kali pertama ada. Beberapa bulan yang lalu ditahun 2011 kejadian serupa juga terjadi. Anjing yang diduga jadi-jadian itu kembali menampakan diri beberapa hari terakhir lalu.
Awalnya anjing hanya terlihat berslieweran saja. Tiga hari selanjutnya mulai berulah dengan menyerang ayam warga. Menariknya, kejadian ini terulang dilingkungan yang sama.
"Anjingnya seperti hafal wilayah sini," ujar Faisol, warga setempat, kepada detiksurabaya.com, Senin (16/1/2012).
Tak ingin jumlah korban bertambah, warga berupaya melakukan ronda malam. Namun menariknya lagi, anjing yang dijuluki "grandong" itu justru seolah mengerti dengan situasi.
Grandong tak lagi menampakkan diri. Meski begitu warga tak mau kecolongan lagi. Warga membuat jebakan dari seutas tali plastik. Jerat itu dipasang saat malam hari di sekitaran kandang ayam.
"Bila tidak ronda kita pasang jebakan," jelas Marli, warga lainnya.
Masih seperti sebelumnya, warga menduga bila anjing misterius itu adalah praktek ilmu hitam. Tujuannya tak lain untuk pesugihan dengan cara yang tak lazim. Warga berjanji, bila anjing tertangkap akan dipamerkan ke khalayak,
"Pelakunya biar malu," tambah Marli.
(fat/fat)











































