Wanita terindentifikasi Suhartini warga Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Waru ini diduga korban pembunuhan yang kemudian dibuang ke sungai, karena ada beberapa luka di tubuhnya.
"Memang ada luka di bagian lehernya, kemungkinan lukanya itu seperti dijerat. Dan korbannya adalah seorang mahasiswi di PTS," kata sumber kepolisian yang enggan disebutkan namanya saat ikut olah TKP.
Beberapa petugas dari Polsek Waru dan Polres Sidoarjo yang melakukan olah TKP enggan memberikan keterangan secara detail. Bahkan, Kasat Reskrim Polres Sidoarjo AKP Andi Sinjaya masih bungkam penemuan mayat itu.
"Kita masih belum berani menyimpulkan secara dini mengenai penemuan mayat wanita di sungai. Karena, polisi berusaha masih melakukan penyelidikan dan penyidikan," jelas mantan Kanit Tipiter Polrestabes Surabaya kepada wartawan di lokasi.
Apalagi sebelumnya pihak kepolisian mendapatkan laporan dari warga jika ada seorang wanita hilang usai pulang sekolah dan tidak kunjung pulang ke rumah.
"Laporan orang hilang itu sendiri masuk di Polsek Waru Jumat (13/1/2012). Bahwa ada sekeluarga melaporkan anaknya tidak pulang usai pulang sekolah hingga Sabtu (14/1/2012)," terangnya.
Untuk memastikan luka yang di lehernya, jenasah Suhartini langsung dievakuasi untuk dibawa ke RS Bhayangkara Porong untuk dilakukan otopsi. Selain itu, polisi akan mencari dan menghubungi pihak keluarga yang merasa kehilangan anaknya berdasarkan laporan.
(fat/fat)










































