"Kita masih melakukan penyelidikan dan penyidikan di TKP bersama labfor cabang Polda Jatim di lokasi terjadinya ledakan mesin pompa," Kata Kompol Fadly Widianto, Wakapolres Sidoarjo ketika dihubungi, Sabtu (14/1/2012).
Menurut mantan Kapolsek Genteng tersebut, ledakan yang terjadi di pabrik pembuatan rambut palsu atau wig itu diduga berasal dari mesin pompa. Karena, sekitar pukul 08.30 wib, korban meninggal diketahui bernama Rojiun warga Kenoan Anom, Gedangan itu akan mengambil solar untuk diisi ke mesin produksi bersama dua rekannya, Yunan dan Andik.
"Karena mesin produksinya tidak ada solarnya. Kemudian, korban mengambil bahan solar yang ada di dalam tendon tangki dengan menggunakan mesin pompa penyedot bahan bakar solar. Tiba-tiba mesin pompa macet, kemudian korban turun ke dalam tandon untuk membenahinya dan secara tiba-tiba terjadi ledakan," terang perwira dengan satu melati di pundaknya.
Semestinya tambah mantan Kasat Reskrim Polres Gresik, mereka itu mengambil bahan bakar solarnya dari saluran kran yang sudah setiap hari dilakukannya. "Seharusnya korban itu tidak perlu masuk ke turun ke dalam tandon memperbaiki mesin pompa. Hanya cukup dari luar saja untuk melakukan pengecekan dan perbaikan, karena kran-nya berada di luar tandon," ungkapnya.
(bdh/bdh)










































