Debit Air Kali Sampeyan Kerap Naik, Warga Bantaran Panik

Debit Air Kali Sampeyan Kerap Naik, Warga Bantaran Panik

- detikNews
Sabtu, 14 Jan 2012 13:08 WIB
Situbondo - Dua kali disapu banjir bandang pada 2002 dan 2008 silam, menyisakan trauma mendalam bagi warga bantaran Kali Sampeyan Lama Situbondo. Beberapa hari terakhir, warga kembali dibuat panik karena debit Kali Sampeyan Lama kerap mengalami kenaikan.

Saking resahnya, sebagian warga mulai menata persiapannya jika sewaktu-waktu harus mengungsi. Termasuk dengan mengemasi barang-barang berharga.

Hal tersebut disampaikan Amirul Mustafa, salah satu perwakilan korban banjir Situbondo usai audiensi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Situbondo, Sabtu (14/1/2012).

"Setiap musim hujan, tidur kami tak nyenyak karena takut banjir. Ancaman banjir ini momok paling menakutkan bagi kami. Makanya kami datang ke sini untuk meminta agar BPBD memaksimalkan perannya," katanya kepada detikSurabaya.com.

Paling panting, menurut Amirul, adalah upaya BPBD Situbondo mengoptimalkan early warning system (sistem peringatan dini). Salah satunya bisa dilakukan dengan cara menjalin komunikasi intensif dengan petugas Bendungan atau Dam Tapen, Bondowoso.

"Jika ada perkembangan debit air yang mengancam terjadinya banjir di Situbondo, bisa langsung diumumkan ke warga. Jadi jangan hanya memonitor di Dam 5 Kotakan saja," tukas pria yang rumahnya di Karangasem Situbondo dua kali dihantam banjir bandang.

Selama ini Dam 5 Kotakan Situbondo menjadi acuan warga Situbondo untuk memprediksi terjadinya banjir. Tingginya intensitas hujan belakangan ini kerap membuat debit air di Dam tersebut meningkat drastis, bahkan sempat menyentuh angka 3 meter.

"Kita sudah memasang piranti otomatis di Dam 5 Kotakan. Jika ketinggian air mencapai 3,5 meter, alarm akan langsung berbunyi. Saat itu warga bantaran harus bersiap-siap mengungsi," tukas Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Situbondo H Yoyok Mulyadi.

(bdh/bdh)
Berita Terkait