Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal tersebut. Namun akibat terguling, moncong kabin truk yang disopiri I Wayan Suparta (43) menjorok ke badan jalan hingga sekitar 1 meter.
Ban depan sebelan kanan mengangkat di atas jalan raya. Hal itu dikhawatirkan memicu kecelakaan baru, karena arus lalu lintas di jalur tersebut cukup ramai.
"Kata pak polisi, muatannya harus dibongkar dulu baru truknya akan diderek ke tepi jalan. Makanya kami minta bantuan warga agar truk cepat diderek," kata I Wayan Suparta kepada detikSurabaya.com.
Sebelum terguling, truk DK-9375-AV melaju pelan dari arah Surabaya. Menjelang sampai di lokasi kejadian, ban bagian depan sebelah kiri tiba-tiba meletus. Akibatnya, laju truk menjadi tidak terkendali.
"Saya sudah berusaha mengerem, tapi tidak bisa. Saat truk miring, baknya yang roboh duluan. Untungnya roboh ke tepi jalan," sambung bapak empat anak.
Untuk menghindari kecelakaan baru, moncong truk yang menjorok ke jalan raya itu hanya diberi tanda dengan ranting-ranting pohon.
(fat/fat)











































