Pemuda Dihajar Aparat Pengamanan SBY, Korem: Sulung Langgar Kawasan Steril

Pemuda Dihajar Aparat Pengamanan SBY, Korem: Sulung Langgar Kawasan Steril

- detikNews
Kamis, 12 Jan 2012 13:48 WIB
Pemuda Dihajar Aparat Pengamanan SBY, Korem: Sulung Langgar Kawasan Steril
Malang - Sulung Dwi Sukmawan (25) dinilai bersalah. Pemuda asal Jalan Jodipan Wetan Gang I, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, itu melanggar kawasan yang steril terkait pengamanan Presiden SBY.

"Jalan itu harus steril memangnya," kata Kepala Penerangan Korem 083 Baladhika Jaya Mayor Arwan saat dihubungi detiksurabaya.com melalui telepon genggamnya, Kamis (12/1/2012).

Menurut Arwan, Jalan Tanimbar atau depan Pangkalan TNI AL Malang, merupakan daerah pengamanan dilakukan oleh Pangkalan TNI AL (Lanal) Malang, bukan kewenangan aparat keamanan lainnya.

"Itu wilayah Lanal, bukan kami (Korem,red)," tutur Arwan. Dari informasi yang dia ketahui, malam itu Jalan Tanimbar steril dari akses masyarakat, karena merupakan lokasi istirahat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Lanal Malang.

Saat kejadian, Sulung telah memaksa menerobos jalur tersebut. Meskipun sosialisasi penutupan jalur sudah dilakukan petugas yang sedang melakukan pengamanan.

"Sudah disosialisasikan jika jalan itu ditutup, tapi pengendara motor itu terus menerobos masuk," jelas Arwan.

Melihat kronologi itu, lanjut Arwan, pengendara motor Suzuki Satria itu telah melanggar peraturan yang diberlakukan petugas di tempat kejadian.

"Ya jelas dilanggar, wong sudah jelas ditutup," sambung Arwan.

Sementara Kapolres Malang Kota AKBP Tedi Minahasa mengaku tak mengetahui kejadian menimpa Sulung. Ia menerangkan tempat kejadian berada di Ring II pengamanan presiden yang diisi oleh berbagai unsur aparat keamanan.

"Saya tidak tahu kejadiannya. Tapi itu daerah Ring II harus steril memang," ujarnya terpisah.

Dari informasi yang dikumpulkan, lanjut Teddy, pengendara motor itu nekat menerobos, kuat dugaan karena terpengaruh minuman beralkohol. Karena melintas daerah yang tertutup dan dijaga petugas, pengendara motor itu kemudian terjatuh.

"Informasi yang saya terima begitu," imbuh dia.

Mengenai laporan yang dilayangkan Sulung melalui kuasa hukumnya, Teddy berjanji akan tetap memberikan respon sesuai komitmen Polri sebagai pelayan masyarakat.

"Laporan tetap kita terima, itu hak dari masyarakat," imbuhnya.

Slamet Hariadi (21), rekan yang dibonceng Sulung mengaku, ada petugas yang memukul ketika mereka melintas. "Kami langsung dipukul hingga Sulung jatuh dan pingsan," terangnya di Polres Malang Kota.

Sulung saat ini dirawat di RS Syaiful Anwar Malang karena luka yang diderita cukup serius. Kejadian yang dialami Sulung saat usai mengambil gaji bersama kawannya mengendarai motor, Rabu (11/1/2012) malam.

Karyawan perusahaan meubeler ini mengalami luka serius di bagian rahang dan gigi depan, pergelengan tangan kirinya juga patah yang diduga akibat terjatuh dari motor. Sejumlah luka lecet juga dialami di bagian tangan kirinya.

(gik/gik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini