Ketua Parade Nusantara Madiun, Dimyati Dahlan, mengatakan aksi kali ini diikuti oleh lebih dari 5.000 orang anggota. Mereka konvoi menggunakan mobil, truk dan sepeda motor ini meminta UU Desa mengatur anggaran sebesar 10 persen dari APBN disahkan.
"Kita melakukan konvoi keliling bersama dengan anggota parade mulai dari Desa Nglames-Caruban-Moneng- terus ke Ngawi dengan melewati Karangjati. Setelah itu finish di Maospati Kabupaten Magetan," kata Dimyati kepada detiksurabaya.com, Kamis (12/1/2012).
Dengan disahnya anggaran tersebut, kata Dimyati, setiap desa akan mendapatkan dana sebesar Rp 1 miliar. "Dengan adanya anggran tersebut desa bisa melakukan pembangunan yang maksimal," terangnya.
Aksi tersebut mendapatkan kawalan ketat dari pihak kepolisian. Kurang lebih 400 personel disiagakan untuk mengamankan aksi tersebut. "Total 400 personel. Kalau yang ikut mengawal ada 100 lainnya berjaga di spot jalan," ujar Kabag Ops Polres Madiun, Kompol Bambang.
Sementara itu dari pantauan detiksurabaya.com akibat aksi ribuan perangakat desa tersebut, jalur lalu lintas Madiun Surabaya sempat macet. Karena panjangnya peserta konvoi yang mencapai lebih dari 500 meter.
(fat/fat)










































