Akibat perbuatan bejat pelaku, Khoirul (30) dan M Sholeh (25), yang tidak lain adalah tetangganya sendiri, NF kini mengadung 6 bulan. Perbuatan biadab dua pelaku terkuak saat ayah korban, Sali (57) menyadari perut anaknya kian hari kian membesar.
"Saya baru menyadari 10 hari lalu, langsung saya periksakan ternyata dia hamil," kata Suli saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Pasuruan, Rabu (11/1/2012).
Suli kemudian memutuskan melaporkan kedua pelaku ke Mapolres Pasuruan atas pebuatan yang mereka lakukan pada anaknya, Selasa (10/1/2012). Kejadian yang dialami korban terjadi Juli 2011 silam.
Saat itu korban yang sedang membeli bakso di warung tiba-tiba dipanggil dan diajak ke masuk dalam rumah pelaku. Kepada calon korbannya, dua pelaku yang sedang mabuk berat ini berdalih ingin menitipkan surat akta kelahiran untuk diberikan pada kakak korban, Wahid (31).
Namun ternyata dua pelaku punya niatan busuk. Kedunya langsung memperkosa korban bergiliran di dalam kamar.
"Karena adik saya mengalami keterbelakangan mental, perbuatan mereka (pelaku) tidak disampaiakan pada kami, hingga ia hamil 6 bulan," kata Wahid.
Sementara, kondisi korban sangat memprihatinkan. Ia hanya diam sambil memegangi perutnya yang buncit saat wartawan menanyakan beberapa pertanyaan.
Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Supriyono menegaskan sudah mengamankan kedua pelaku. Saat ini kedunya masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik.
Pihaknya juga akan membawa korban ke RS Bhayangkara, Polda Jatim untuk dilakukan tes psikologi untuk memastikan pakah korban benar-benar mengalami keterbelakangan mental.
"Kita akan bawa korban ke rumah sakit Bhayangkara untuk tes psikologi," kata Supriyono.
(fat/fat)











































