Beruntung tidak ada korban jiwa, meski kejadian pukul 09.00 WIB itu membuat pagar rumah No 739 hancur. Bahkan teras toko yang berada di jalur tersebut juga remuk terhantam truk nopol DK 9578 AM itu.
"Tiba-tiba saja ada suara brak! Ternyata ada truk terguling," kata pemilik toko, Kholis saat berbincang dengan detiksurabaya.com.
Informasi yang dihimpun dari sopir dan kenek truk, as yang patah menjadi penyebab tergulingnya truk yang mengangkut kabel dari Jakarta menuju Bali itu.
"Nggak kencang jalannya. As-nya patah," kata Udin, sopir truk asal Tabanan, Bali.
Hingga pukul Akibat 12.12 WIB, truk belum dievakuasi. Polisi dari Pos Lantas Bangil masih sibuk mengatur lalu-lintas.
"Masih kita upayakan evakuasi," kata Briptu Faizin, polisi dari Poslantas Bangil.
Jalur Lingkar Utara Bangil merupakan ruas jalan yang menghubungkan Surabaya-Pasuruan. Truk dan kendaraan besar dari arah Surabaya lewat jalur tersebut untuk mengurangi kemacetan di jalan protokol Bangil.
(fat/fat)











































