Menurut pria 62 tahun ini, saat itu dirinya sedang berada di belakang rumahnya untuk mencari lahan kosong.
"Saya tadi di belakang rumah sekitar pukul 08.00 WIB dan mencangkul tanah, kemudian tanahnya saya keruk dengan tangan. Saya kira awalnya batu, ternyata ada granat," kata Sukamto kepada wartawan di lokasi kejadian, Sabtu (7/1/2012).
Rencananya tanah yang dicangkul bapak 5 anak ini akan diberi tanaman cabai. Tapi, saat tanah dicangkul, ditemukan sebuah granat.
"Maka niat untuk menanam cabe tidak jadi, karena menemukan granat. Setelah itu saya laporkan ke polisi," terangnya.
Sukamto menuturkan, jika tempat tinggalnya dulu itu merupakan rumah milik seorang tentara. Tapi, pemiliknya sudah meninggal cukup lama.
"Memang dulu rumah saya adalah milik Tentara bernama almarhum Abas," pungkasnya.
Sementara, granat jenis nanas yang berada di belakang rumah milik Sukamto hingga kini masih di lokasi. sebab pihak kepolisian masih menunggu tim gegana untuk mengambil granat, meski tidak ada pematiknya.
(fat/fat)











































