Selain kecelakaan, korban meninggal dunia 115 korban jiwa. Dengan 17 orang luka berat dan 560 orang luka ringan. Sedangkan tahun 2010, hanya 82 korban jiwa, dengan 55 korban luka berat dan 384 korban luka ringan.
Kasubag Humas Polres Lumajang AKP Suherkamto mengatakan peningkatan jumlah kecelakaan ini dikarenakan kelalaian pengguna jalan.
"Jumlah ini mengalami peningkatan sebanyak 19 persen dibandingkan jumlah kecelakaan lalu-lintas 2010. Peningkatan angka kecelakaan ini, juga diimbangi angka korban meninggal dunia di jalanan yang juga meningkat," kata Kasubag Humas Polres Lumajang AKP Suherkamto saat dikonfirmasi detiksurabaya.com, Selasa (3/1/2012).
Sementara hasil analisa dan evaluasi jajaran Satlantas Polres Lumajang, lokasi kecelakaan yang paling rawan diantaranya di Jalan Raya Lumajang-Ranuyoso, tepatnya di KM 18 - 19, dengan jumlah insiden 7 kali.
Lokasi rawan lainnya adalah di Jalan Raya Lumajang-Jatiroto, tepatnya di KM 22 sampai 25 di jalur Desa Sukosari Kecamatan Jatiroto dengan jumlah insiden kecelakaan sebanyak 6 kali.
Sedangkan data pelanggaran yang dilansir yakni jumlah pelanggar lalu-lintas selama 2011 yang telah ditindak mencapai 15.032 orang. Angka ini meningkat dibandingkan pelanggar selama 2010 mencapai 13.998 orang.
(fat/fat)










































