Di kebun yang terletak di Desa Ngembal, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan ini, para pengunjung bisa leluasa memilih dan memetik sendiri buah durian yang diinginkan. Akan semakin nikmat karena para pengunjung bisa menikmati buah durian di bawha pohon dengan beralaskan tikar.
Ada berbagai jenis durian baik lokas maupun Thailand di kebun seluas 3 hektar milik Muhammad Hasan (50). Diantaranya durian Montong, Chanee, Hepe dan juga Bajul. Selain itu ada juga jenis durian langkah seperti durian Mrica.
"Para pembeli rata-rata lebih menyukai durian lokal. Selain harganya lebih murah, kualitasnya juga tak kalah dengan durian import," kata Muhammad Hasan, pemilik Kebun Petik Durian, Selasa (3/1/2011).
Menurut, Hasan, harga durian lokal juga bervariasi. Berkisar antara Rp 30 ribu hingga Rp 50 ribu per buah.
Dari pengamatan detiksurabaya.com, para pengunjung yang datang ke kebun Petik Durian ini datang dari berbagai daerah di Jawa Timur. Mereka tampak sibuk memilih durian yang akan dipetik.
Banyak diantara mereka yang langsung membelah dan menikmati durian di dekat pohon. Namun tidak jarang pula yang membeli untuk dibawa pulang.
"Suasananya asyik. Milih sendiri, metik sendiri dan di makan di bawah pohon," kata salah satu pengunjung, Sri Wahyuni.
Pohon-pohon durian di Kebun Petik Durian ini rata-rata berusia 25 tahun. Satu pohon rata-rata bisa menghasilkan 30 hingga 40 buah sekali panen.
Bagi yang ingin berkunjung ke Kebun Petik Durian, bisa memilih beberapa jalur. Anda yang datang dari arah Surabaya atau Malang, bisa mengambil jalur pertigaan Purwosari arah Pasuruan. Sampai di Pertigaan Puntir lalu belok kanan mengambil arah Ngembal. Selain itu juga bisa memilih jalur Nongko Jajar, Purwodadi dan mengambil arah Ngembal.
Bangi Anda yang datang dari arah Banyuwangi, langsung menuju perempatan Kebun Agung, Kota Pasuruan. Ambil arah Malang, sampai di pertigaan Puntir, belok kiri arah Ngembal.
(bdh/bdh)










































