Akibatnya, korban langsung dilarikan ke RSUD dr R Soedarsono. Korban menderita luka bacok di bagian hidung dan jari. Bukan hanya itu, korban juga mengalami luka robek pada gusi serta tiga buah giginya patah karena pukulan para perampok.
"Dia (Abasrowi) sempat melawan, namun para perampok yang terdiri dari 4 orang langsung membacoknya dengan celurit," kata Khusnan, paman korban saat menemani Abasrowi dirawat di RSUD dr R Soedarsono, Selasa (27/12/2011).
Setelah puas menghajar korbannya, para perampok membawa kabur motor Honda Supra X 125 miliknya. "Sepedanya dibawa kabur," imbuh Khusnan.
Khusnan menceritakan, kejadian naas yang menimpah keponakannya terjadi di Dusun Moyo Desa Pasrepan Kecamatan Pasrepan, Senin (26/12/2011) malam. Korban yang saat itu dalam perjalanan pulang dari kerja, tiba-tiba dihadang oleh kawanan perampok. Salah seorang diantara perampok langsung menyorotkan lampu senter ke arah mata korban. Kontan saja, korban kelabakan dan kebingungan karena silau.
"Mereka langsung menghajarnya," pungkasnya.
Kapolres Pasuruan AKBP Agung Yudha Wibowo mengatakan, pihaknya sudah mengerahkan anak buahnya untuk mengejar pelaku. "Ya, para pelaku sedang kami kejar," katanya saat dikonfirmasi.
(bdh/bdh)











































