Akibatnya, banyak pengemudi kendaraan baik roda 2 maupun roda 4 yang hendak mengisi tangki, terpaksa balik kucing. Sebagai gantinya, mereka membeli bensin eceran.
"Repot juga, menjelang hari libur malah stoknya habis," keluh Tri, seorang warga Ploso sambil memutar keluar kembali sepeda motor bebeknya setelah masuk ke SPBU.
Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com, kelangkaan tersebut diduga terjadi lantaran berkurangnya kuota pengiriman sehari sebelumnya. Biasanya, tiap dropping, pengiriman dari pihak depo sebanyak 16 ribu liter.
Namun pada pengiriman terakhir, Jumat (23/12/2011) jumlahnya berkurang menjadi 8 ribu liter. Tentu saja, kondisi itu menyebabkan stok premium habis lebih cepat.
"Kemungkinan pukul 21.00 WIB malam ini kiriman baru tiba," ujar seorang karyawan SPBU berseragam merah yang enggan disebutkan namanya.
Berbeda dengan premium yang sudah ludes sejak siang, BBM jenis solar hingga Sabtu (24/12/2011) masih tersedia. Beragam kendaraan jenis diesel baik pribadi maupun angkutan umum tampak antre mengisi BBM.
"Kalau stok solar Insya Allah masih mencukupi," imbuh karyawan tersebut.
Kabag Humas Pemkab Pacitan, Hariyo Jumanto dikonfirmasi memastikan, kelangkaan BBM tidak akan berlangsung lama. Sebab, hal tersebut sudah dikoordinasikan melalui dinas terkait. Harapannya, dropping dari depo segera tiba.
"Mudah-mudahan secepatnya teratasi. Oleh karena itu masyarakat tidak perlu panik," tandasnya.
(fat/fat)











































