Saat api mulai berkobar, pengemudi Nuryaman, nyaris saja terjebak dalam mobil. Staf Badan Pertanahan Nasional (BPN) Situbondo itu panik hingga kesulitan membuka pintu mobilnya. Beruntung, warga segera berdatangan menolong si sopir. Namun, sebelum keluar dari mobilnya, Nuryaman sempat memecahkan kaca pintu mobil di bagian kiri dengan tangannya.
"Sebelum terbakar, meledak lebih dulu. Saya minta warga bantu membukakan kap mobil, agar mudah memadamkan api," kata Nuryaman kepada detiksurabaya.com, Kamis (22/12/2011).
Saat terbakar, Nuryaman mengendarai mobil sendirian. Sejak berangkat dari rumahnya di Perum Griya Panji Mulya Kecamatan Panji, pria 43 tahun itu tidak merasakan adanya tanda-tanda mobilnya bakal meledak.
"Sebelumnya mobil ini tidak ada keluhan. Tapi memang sudah lama tidak di-tune up," sambungnya.
Hampir 10 menit api membakar bagian depan mobil. Api baru bisa dijinakkan, setelah warga dan satu unit mobil pemadam kebakaran bergegas membantu memadamkan api. Belum diketahui pasti penyebab meledaknya mesin mobil. Apakah akibat korsleting, atau karena terjadinya kebocoran bensin di bagian karburator.
"Kalau sumber api sepertinya dari karburator. Bisa jadi bensinnya bocor dan menetes ke dinamo," tukas Ariyanto, warga yang ikut membantu memadamkan api.
Insiden kebakaran sempat membuat arus lalu lintas di jalan raya setempat terganggu. Sejumlah personel Satuan Lantas Polres Situbondo diterjunkan untuk menghindari terjadinya kemacetan. "Untuk penyebab pasti kebakaran mobil itu masih diselidiki," tegas anggota Satlantas Situbondo Aipda Alif FR.
(fat/fat)











































