Pemkab Situbondo Dirikan Dua Pos Pantau Siaga Gunung Ijen

Pemkab Situbondo Dirikan Dua Pos Pantau Siaga Gunung Ijen

- detikNews
Rabu, 21 Des 2011 15:25 WIB
Pemkab Situbondo Dirikan Dua Pos Pantau Siaga Gunung Ijen
Situbondo - Tiga hari pasca penetapan status siaga Gunung Ijen, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo mulai mengatur langkah penanggulangan. Termasuk mendirikan dua pos pantau Siaga Bencana Gunung Ijen.

Pos pantau dipusatkan di Kantor Desa Bantal, Kecamatan Asembagus dan Kantor Desa Sumberrejo, Kecamatan Banyuputih. Jumlah warga 464 Kepala Keluarga (KK) terdiri dari 424 KK di Dusun Tenggara dan Dusun Utara serta di Desa Bantal Kecamatan Asembagus dan 40 KK Desa Sumberrejo Kecamatan Banyuputih.

Menurut Ketua BPBD Situbondo, Zainul Arifin, pos pantau sengaja ditempatkan di Desa Bantal dan Desa Sumberrejo. Sebab aliran sungai di dua desa dikhawatirkan akan menjadi dampak meluapnya air lahar dari kawah Gunung Ijen. Sehingga dapat mengancam keselamatan warga di bantaran sungai.

"Kalau dilihat dari peta, muntahan lahar Gunung Ijen itu akan mengalir ke utara dengan melewati aliran sungai di Desa Bantal dan Sumberrejo," kata Zainul Arifin kepada detiksurabaya.com, Rabu (21/12/2011).

Dengan pos pantau pihaknya bisa terus memonitor setiap perkembangan status Gunung Ijen. Selain itu, juga memudahkan sosialisasi kepada warga di dua desa tersebut. Pos pantau dikoordinatori langsung kepala desa masing-masing.

"Setiap perkembangan yang kita peroleh akan diteruskan ke propinsi dan pusat. Termasuk jika sewaktu-waktu dibutuhkan langkah tanggap darurat. Makanya, tiap hari ada dua anggota BPBD yang bertugas di tiap pos pantau," tandas Zainul.

Diberitakan sebelumnya, Gunung Api Ijen mengalami peningkatan aktivitas vulkanik dan berstatus siaga. Warga di bantaran Sungai Banyuputih diminta untuk waspada. Rekomendasi itu disampaikan oleh Kepala Pos Pengamatan Gunung Ijen, Bambang Heri Purwanto.


(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini