Tak Kapok Dibui, Kakek di Pacitan Nekat Buka Rumah Prostisusi

Tak Kapok Dibui, Kakek di Pacitan Nekat Buka Rumah Prostisusi

- detikNews
Rabu, 21 Des 2011 13:13 WIB
Pacitan - Pengapnya jeruji besi rupanya tak membuat CK (60), warga Mentoro, Pacitan kapok berurusan dengan hukum. Belum genap setahun menghuni hotel prodeo kasus prostisusi, pria renta itu kembali ditangkap dalam kasus sama. CK dianggap bersalah karena menyediakan kamar untuk digunakan ber-esek-esek ria.

"Pengakuannya, sekali pakai dia dapat uang sewa kamar Rp 30 ribu," papar AKP Sukimin, Kasatreskrim Polres Pacitan kepada wartawan, Rabu (21/12/2012) siang.

Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com, sejak selesai menjalani persidangan karena kasus sebelumnya, pelaku kembali tinggal di lingkungan Duduhan. Warga pun tidak terlalu memperdulikan keberadaan pelaku. Sebab, pelaku bersama istri selama ini selalu mengabaikan peringatan warga.

Selalu saja, himpitan ekonomi menjadi alasan CK kembali berbuat nekat. Apalagi, praktek haram tersebut dirasa menjadi pilihan mudah untuk mendulang uang tanpa cucuran keringat. Ujungnya, rumah semi permanen yang dulunya pernah disewakan untuk perempuan nakal melayani tamu, belakangan dibuka kembali.

Tentu saja, warga sekitar yang mengetahui sikap kepala batu pelaku, semakin geram. Apalagi, praktek terlarang itu dilakukannya di rumah hunian yang berada di tengah pemukiman warga. Berawal dari kasak-kusuk, warga lantas melaporkannya kepada polisi.

Ulah konyol pelaku kembali menyeretnya ke hadapan penyidik. Berbekal laporan warga, polisi langsung melakukan penyergapan. Pelaku berhasil ditangkap di rumah mesumnya tanpa perlawanan. Akibat perbuatanya, CK dijerat pasal 296 KUHP tentang Kejahatan Terhadap Kesusilaan dengan ancaman hukuman penjara 1 tahun 4 bulan.

"Pelaku dulu sudah kami proses karena kasus yang sama, tapi anehnya kok nggak kapok juga. Mudah-mudahan proses hukum kali ini menimbulkan efek jera," imbuh Sukimin.

(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini