2 Orang yang Diduga ABK Dirawat dengan Tangan Terborgol

Kapal Imigran Tenggelam

2 Orang yang Diduga ABK Dirawat dengan Tangan Terborgol

- detikNews
Selasa, 20 Des 2011 21:25 WIB
2 Orang yang Diduga ABK Dirawat dengan Tangan Terborgol
Malang - Dua orang yang mengaku nelayan dari Ba'a, Nusa Tenggara Timur (NTT) dirawat di RSUD Kanjuruhan, Kepanjen. Dengan alasan keamanan, tangan kedua orang yang diduga Anak Buah Kapal (ABK) imigran yang tenggelam diborgol.

Kapolres Malang AKBP Rinto Jatmono menyatakan borgol yang dipasang pada tangan Ronald (26) dan Rivan (24) itu demi mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan, seperti mencoba berontak hingga mengancam upaya pemulihan kondisi kesehatan mereka.

"Itu demi keamanan saja," jawab Rinto menjawab pertanyaan wartawan di RSUD Kanjuruhan, Selasa (20/12/2011).

Dalam perawatan medis Ronald bersama Rivan ditempatkan di Ruang Diponegoro. Dalam pantauan di lokasi terlihat jelas tangan kedua nelayan itu terikat borgol di pinggir ranjang besi sebagai tempat tidur pasien yang menjalani perawatan.

Kedua nelayan itu sebelumnya diduga kuat merupakan Anak Buah Kapal (ABK) kapal yang ditumpangi ratusan imigran gelap asal Timur Tengah yang tenggelam di Pantai Prigi, Watulimo, Trenggalek, akhir pekan lalu.

Ia menambahkan, rencana pemeriksaan nanti langsung dilakukan oleh Polda Jatim yang mempunyai kewenangan. Penggalian data diperlukan guna memastikan peristiwa yang dialami Ronald dan Rivan.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua orang itu mengaku nelayan yang berasal dari Ba'a, NTT. Mereka melaut menggunakan perahu motor yang membawa enam penumpang untuk mencari ikan.

Akibat diterjang ombak perahu yang ditumpangi terbalik hingga mereka tenggelam di perairan selatan Kabupaten Malang. Ronald dan Rivan berhasil ditemukan nelayan di tempat berbeda. Sedangkan empat rekannya masih belum diketahui keberadaannya.

(gik/gik)
Berita Terkait