Kantor Pajak Kepanjen Dirampok, Empat Satpam Disekap

Kantor Pajak Kepanjen Dirampok, Empat Satpam Disekap

- detikNews
Senin, 12 Des 2011 12:04 WIB
Malang - Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kepanjen Kabupaten Malang disatroni kawanan rampok. Belum diketahui jumlah kerugian dalam peristiwa ini. Polisi sendiri sampai saat ini masih melakukan penyelidikan.

Peristiwa perampokan yang menimpa kantor pajak ini terjadi pada Minggu (11/12/2011) malam.

"Ada uang dan server diambil pelaku, untuk nominalnya kami belum tahu," ujar Kasatreskrim Polres Malang AKP Bayu Indra Wiguna Sik saat dihubungi detiksurabaya.com, Senin (12/12/2011).

Bayu mengaku, saat ini penyelidikan terus dilakukan dengan menggelar olah tempat kejadian perkara, serta meminta keterangan empat orang saksi yang melihat kejadian itu. "Masih kita selidiki dengan menggali keterangan empat saksi," tegas Bayu.

Menurut keterangan yang dihimpun detiksurabaya.com, pelaku perampokan diperkirakan berjumlah empat orang itu mendatangi tempat kejadian dengan mengendarai mobil. Mereka kemudian dengan cepat melumpuhkan empat satpam yang tengah berjaga. Kedua tangan dan kaki korban diikat dengan menyumpal mulut mereka dengan lakban. Usai melumpuhkan korban para pelaku selanjutnya bergerak menuju lantai dua.

Disitu, para pelaku menguras sejumlah uang serta peralatan IT kantor berlantai dua tersebut. Namun usaha pelaku menggondol uang dalam brankas gagal, setelah kesulitan untuk membukanya. "Brankas gagal dibuka, hanya mengambil uang dan server di lantai dua," beber Bayu.

Ia mengungkapkan, melihat dari aksinya para pelaku dapat terbilang profesional atau pengalaman dalam melakukan kejahatan di sebuah lembaga atau instansi. Meski begitu pihaknya belum mempunyai cukup bukti untuk mengungkapkan jaringan pelaku ini.

"Mereka profesional melihat dari aksinya, untungnya gagal membawa uang dalam brankas," ucap Bayu.

Bayu menambahkan, segala kemungkinan terkait kejadian ini terjadi akan menjadi prioritas penyelidikan, termasuk dugaan adanya keterlibatan orang dalam. Karena itu sampai kini keempat satpam menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polres Malang.

"Semua kemungkinan akan kita telusuri, termasuk adanya orang dalam terlibat," imbuh Bayu.

Sementara itu, Kantor Pelayanan Pajak Pratama belum memberikan keterangan perihal kejadian ini, mereka banyak memilih tutup mulut ketika hendak dikonfirmas awak media.

(bdh/bdh)
Berita Terkait