Puluhan Warga Kabupaten Malang Terserang Cacar Air

Puluhan Warga Kabupaten Malang Terserang Cacar Air

- detikNews
Selasa, 29 Nov 2011 15:36 WIB
Malang - Wabah cacar air menyerang puluhan warga tinggal di Dusun Penjalinan Desa Gondanglegi Kulon Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Penyakit disebabkan virus Varicella Zoster kini dialami puluhan warga dari dewasa hingga anak-anak.

Mereka terdiri dari RT 39 hingga RT 45. Khusus di RT 42 penderita cacar air mencapai 12 orang yang mayoritas adalah anak-anak.

Menurut Maslikah orang tua salah satu penderita cacar air mengatakan, sejak sepekan ini kedua putra kembarnya M. Rizal dan M. Rizul yang masih kelas II Madrasah Ibtida'iyah menderita cacar air. Ia sendiri tak mengetahui penyebab pasti penyakit itu menyerang kedua putranya.

"Tiba-tiba muncul cacar di sekujur tubuh, untung sekarang sudah mulai sedikit hilang," beber Maslikah ditemui wartawan di rumahnya, Selasa (29/11/2011).

Maslikah mengaku, pengobatan dilakukan dengan mengonsumsi obat yang diperoleh dari puskesmas. Hal serupa juga dilakukan puluhan warga lainnya. "Kami dapatkan obat dari puskesmas," beber Maslikah.

Yasir (40), warga lain menuturkan wabah cacar air ini menyerang warga sejak awal November 2011 lalu. Dengan cepat wabah itu menular kepada satu warga ke warga lainnya. "Kami ditulari oleh wabah ini," ungkap Yasir.

Kabid Peningkatan Pelayanan Kesehatan Masyarakat (PPKM) Hadi Puspita mengatakan, upaya intensif penanganan terhadap penderita cacar air telah dilakukan, dengan jalan memeriksa kondisi pasien melalui puskesmas.

"Obat penurun panas dan anti biotik kita sediakan di puskesmas," beber Hadi terpisah.

Ia mengungkapkan, cacar air ini disebabkan oleh virus Varicella Zoster yang hidup hanya dalam durasi dua pekan. "Setelah itu pasien akan sembuh, hanya dua pekan," beber Hadi.

Bentuk pencegahan, lanjut Hadi, juga digalakkan dengan meminta anak-anak menderita cacar air libur sekolah serta menghindari kontak langsung antara warga dengan penderita. "Penyakit ini sangat mudah menular dan harus menghindari kontak langsung dengan penderita," ujar Hadi.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, agar terhindar dari wabah penyakit ini. "Hidup bersih kami minta kepada warga," ucap Hadi.


(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini