Dari penggerebekan itu, seorang warga bernama Suyono (46) ditemukan tak bernyawa di kebun jagung desa setempat. Jasad bapak dua anak tersebut pertama kali diketahui warga saat berangkat ke sawah tadi pagi. Saat itu posisi jasad sujud dengan luka memar di bagian leher dan wajah.
Mengetahui hal ini sejumlah warga langsung melaporkan penemuan mayat ke perangkat desa dan Polsek Gampengrejo. Diduga pria yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan pabrik kertas terjatuh saat lari dari kejaran petugas saat penggerebekan.
"Kita masih melakukan penyelidikan apakah penyebab kematiannya akibat lari saat penggrebekan atau ada penganiayaan karena ada sejumlah luka di korban," ungkap Iptu Mustakim Wakapolsek Gampengrejo kepada detiksurabaya.com, Senin (28/11/2011).
Dugaan ini menguat setelah jasad bersangkutan ditemukan berjarak 500 meter dari lokasi penggerebekan judi sabung ayam di pekarangan rumah warga Supini (61) desa setempat.
Menurut keterangan Efendi Kades Desa Karangrejo, bahwa selama ini korban hobi menonton judi sabung ayam yang digelar setiap satu minggu sekali. Efendi menjelaskan bahwa tetangga sudah melakukan pencarian terhadap korban setelah sejak kemarin malam hilang tidak pulang ke rumah
"Pak Suyono ini tidak ikut judi tetapi hanya menonton, memang beliau juga memiliki riwayat penyakit paru-paru dan asma, kemungkinan saat lari fisiknya tidak kuat," jelas Efendi.
Sebelumnya, petugas Polsek Gampengrejo menggerebek judi sabung ayam di Desa Karangrejo, Minggu kemarin (27/11/11) pukul 14.00 WIB. Saat penggerebekan petugas gagal menangkap tersangka, namun hanya pengamankan 15 unit sepeda motor milik warga sabung ayam yang dititipkan di rumah-rumah warga sekitar lokasi sabung ayam.
(fat/fat)










































