Tiga korban itu yakni Wibowo (24) warga Bojonegoro dan ibu Sutinah (40) warga Randu Belatung dan Subur (17) warga Tandes, Surabaya.
"Dua orang masih menjalani rawat inap di RS Bojonegoro. Seorang penumpang lainnya kita rujuk ke RS Bakti Rahayu agar dekat dengan rumahnya, karena dia warga Tandes," kata Kepala Humas PT KA Daops VIII, Sri Winarto kepada detiksurabaya.com, Minggu (27/11/2011).
Winarto menegaskan seluruh biaya pengobatan para korban akan ditanggung PT Jasa Raharja. "Mereka kan penumpang resmi sehingga secara otomatis biayanya akan ditanggung Jasa Raharja. Sedangkan kita akan menanggung administrasinya seperti pengembalian tiket," tegasnya.
Sebelumnya, satu dari 6 gerbong KRD anjlok dan terguling di Bojonegoro sekitar pukul 11.30 WIB, Sabtu (26/11). Diduga, gerbong tersenggol alat berat backhoe di KM 147+3. Beckhoe tersebut sedang mengerjakan proyek double track atau jalur kereta ganda.
Akibat kejadian ini membuat 5 penumpang KA KRD harus dilarikan ke rumah sakit dan menjalani perawatan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
(ze/fat)










































