"Alhamdulillah sejak sore kemarin tepatnya pukul 17.05 WIB sudah kembali normal," kata Kepala Humas PT KA Daops VIII, Sri Winarto kepada detiksurabaya.com, Minggu (27/11/2011).
Dengan selesainya proses evakuasi, kata Winarto, sama sekali tidak menganggu perjalanan kereta api lainnya, meski membatalkan dua perjalanan KA yang melintas di lokasi kejadian.
"Tidak ada keterlambatan maupun mengganggu perjalanan kereta lainnya. Hanya kita batalkan dua KA yakni KA Rajawali jurusan Surabaya Pasar Turi-Semarang dan KRD Surabaya Pasar Turi-Bojonegoro," jelasnya.
Winarto menambahkan, sejak selesainya proses evakuasi, jalur Baurneo, Bojonegoro juga langsung digunakan untuk perjalanan kereta api pada jadwal selanjutnya.
Sebelumnya, satu dari 6 gerbong KRD anjlok dan terguling di Bojonegoro sekitar pukul 11.30 WIB, Sabtu (26/11). Diduga, gerbong tersenggol alat berat backhoe di KM 147+3. Beckhoe tersebut sedang mengerjakan proyek double track atau jalur kereta ganda.
Akibat kejadian ini membuat 5 penumpang KA KRD harus dilarikan ke rumah sakit dan menjalani perawatan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
(ze/fat)











































