Menurut sejumlah saksi mata, kecelakaan tunggal ini terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu, truk bernopol W 6055 UR yang dikendarai oleh Kenyut berjalan dari arah Surabaya untuk mengisi SPBU di Nganjuk.
Saat sampai di Jalan Raya Peterongan sebelum pintu perlintasan KA ini, diduga karena mengantuk dan jalan yang dipenuhi kabut, truk yang dikendarai warga Buduran Sidoarjo ini tiba-tiba menyeruduk lahan kosong dan menabrak rumah dan bengkel milik Santoso.
Akibatnya, teras rumah dan bengkel hancur. Sementara bagian depan truk, tertimpa reruntuhan bangunan. "Saya dengar sopir berteriak keras minta tolong. Saya tolong, ternyata tak ada luka," kata Gunadi, warga setempat.
Dari pantauan detiksurabaya.com, puing-puing bangunan rumah dan bengkel ini, ambruk menimpa body truk. Hingga kini, petugas kepolisian Resor Jombang belum juga mengevakuasi truk ini.
Kanit Laka Satlantas Polres Jombang, Iptu Matwi Alim mengatakan, saat ini sopir truk ini telah diperiksa. Pihaknya memastikan tak ada luka apapun pada tubuhnya.
"Tak ada luka apapun pada tubuh sopir. Untuk kerugian materi, kami belum bisa memastikan. Sebab, teras rumah ambruk," katanya di lokasi.
(fat/fat)











































