Menurut Baihaqi, tetangga korban, Siptiyah bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Mendiang nekad terbang dan bekerja di negeri orang lantaran telah ditinggal Abdul Fani, suaminya,
"Suami korban telah meninggal. Siptiyah berangkat bekerja sebagai TKW setelah peringatan seribu hari suaminya," ujar Bayhaqi, Jumat (18/11/2011).
Sebenarnya, korban telah meninggal Selasa pekan lalu. Namun, keluarga majikannya di Arab Saudi baru bisa memberi kabar Kamis malam lalu. Kabar dari Saudi, mengatakan, korban meninggal tertabrak mobil.
"Meski kabar kematian korban terlambat, namun keluarga korban tetap tegar dan bersyukur lantaran jenazah bisa dipulangkan ke kampung. Sebab, jenazah yang meninggal di Saudi susah dipulangkan ke Indonesia," paparnya.
(fat/fat)










































